Mantan Relawan Jokowi Sebut Ada Kecurangan Terstruktur dan Massif Sebabkan AHY Kalah

Politik21 Views
Agus Harimurti Yudhoyono (IST)
Agus Harimurti Yudhoyono (IST)

Dugaan tergerusnya suara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) adalah telah terjadi sesuatu yang sangat signifikan yang mampu mempengaruhi suara pemilih, yaitu money politic dan rancangan sistematis dan terstruktur.

Demikian dikatakan mantan Relawan Jokowi, Ferdinand Hutahean kepada suaranasional, Jumat (17/2).

Kata Ferdinand, tanpa sesuatu yang sangat signifikan seperti itu sangat tidak mungkin suara AHY tergerus. “Tidak ada alasan apapun yang bisa diterima sebagai jawaban tergerusnya suara AHY tersebut kecuali Money politic dan kecurangan terstruktur serta sistematis,” ungkap Ferdinand.

Namun pertanyaan besar yang menggelayut dalam pikiran yang sulit diterima adalah, faktor yang menyebabkan suara AHY tergerus hingga lebih dari 50%.

“Dari rata-rata survay yang menempatkan suara AHY diangka 37% tergerus jatuh ke angka 17% atau sekitar 20% dari total suara hanya dalam 3 minggu. Tentu hal ini yang menjadi pertanyaan yang sulit dijawab,” jelas Ferdinand.¬†

Kata Ferdinand, meski kekalahan AHY tersebut tidak masuk akal hanya dengan perolehan suara di 17%, putra sulung SBY itu telah mengucapkan selamat kepada pasangan Ahok dan Anies.

“Sebuah sikap ksatria dan mulia, meski proses penghitungan suara belum selesai dan pintu-pintu hukum dalam demokrasi masih terbuka misalnya menggugat segala kecurangan yang terjadi ke Mahkamah Kontitusi,” kata Ferdinand.

Selaini itu, ia mengatakan, kekalahan AHY ini adalah pintu terbuka yang disediakan Tuhan Yang Maha Esa untuk AHY menuju Nusantara. AHY sangat mungkin telah ditakdirkan untuk menjadi pemimpin nasional.

“AHY sangat mungkin disiapkan oleh sejarah untuk memimpin Indonesia¬† mengakhiri kelemahan kepemimpinan nasional saat ini. Waktu sedang menyiapkan AHY untuk memimpin perubahan¬† bangsa Indonesia ke depan,” pungkas Ferdinand.


Baca juga:  Mampukah AHY Menjadi Cawapres?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *