_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/09/","Post":"https://suaranasional.com/2017/09/24/mendagri-minta-kekerasan-pki-di-film-g30spki-dihilangkan/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/09/24/mendagri-minta-kekerasan-pki-di-film-g30spki-dihilangkan/771fce54cfa3435d207d15b2d0eb3efb-jpg/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2016/03/11/5480/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Sunday , 24 September 2017
Breaking News
Home > Politik > Kerahkan Anak Buahnya Lindungi Jokowi, Megawati Gunakan Cara Preman

Kerahkan Anak Buahnya Lindungi Jokowi, Megawati Gunakan Cara Preman

Megawati (IST)

Megawati (IST)

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menggunakan cara preman dan tidak mengikuti aturan hukum dengan mengatakan, akan mengerahkan anak buahnya jika menganggu pemerintahan Jokowi.

Demikian dikatakan aktivis politik Ahmad Lubis kepada suaranasional, Rabu (11/1). “Kalau anak buah Mega yang sipil berbenturan dengan sipil, ini sama saja tindakan inkonstitusional,” ungkap Lubis.

Kata Lubis, pernyataan Megawati itu seolah-olah Ketua Umum PDIP itu bisa mengatur segalanya. “Padahal ada rakyat yang protes atas kenaikan BBM. Kalau rakyat protes dihadapi dengan anak buah Mega. Ini sangat berbahaya bagi demokrasi bangsa Indonesia,” jelas Lubis.

Menurut Lubis, kalangan intelektual di kalangan PDIP pun hanya diam tidak ada mengingatkan pernyataan Megawati itu. “Harusnya kalangan intelektual di PDIP mengingatkan pernyataan Megawati itu karena bisa memunculkan konflik sosial,” papar Lubis.

Megawati akan mengerahkan anak buahnya jika ada yang menganggu atau berupaya menjatuhkan Pemerintahan Jokowi.

“PDIP berdiri kokoh menjaga pemerintahan Jokowi-JK sebagai pemerintahan yang konstitusional, yang dipilih secara langsung. Jadi, kalau ada yang mau macam-macam itu, panggil saja kita,” kata Megawati, Selasa (10/1).

loading...
loading...


About Ibnu Maksum