_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/12/","Post":"https://suaranasional.com/2017/12/15/politikus-demokrat-radikalisme-brutal-penegak-hukum-hilangkan-nama-terduga-terima-dana-e-ktp/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/12/15/gardu-banteng-marhaen-bang-japar-ingin-gembosi-suara-jokowi-2019-di-jakarta/bangjapar/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2017/09/26/politik/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Friday , 15 December 2017
Breaking News
Home > Politik > KTP Ahok Buat Akun Medsos Jelang Pilgub DKI 2017 dan Pilpres 2019 

KTP Ahok Buat Akun Medsos Jelang Pilgub DKI 2017 dan Pilpres 2019 

image

Meme sindiran buat Ahok (IST)

KTP untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan tidak berlaku karena mantan Bupati Belitung Timur itu maju lewat parpol juga bisa disalahgunakan untuk didaftarkan sebagai akun medsos bahkab dijual ke bank-bank yang menawarkan kartu kredit

Demikian dikatakan pengamat politik Achsin Ibnu Maksum kepada suaranasional, Sabtu (31/7). “KTP-KTP yang tidak berlaku itu bisa dijual terlebih lagi Ahok butuh duit. Di mata Ahok yang terpenting duit,” ungkap Achsin.

Kata Achsin, KTP-KTP itu juga bisa dipakai TemanAhok untuk mendaftar akun medsos. “Ahok butuh banyak akun medsos untuk pencitraan dan menyerang pihak lawan politik,” ungkapnya.

Menurut Achsin, pendukung Ahok kebanyakan juga pendukung Jokowi memanfaatkan akun-akun itu untuk mempromosikan mantan Wali Kota Solo untuk jabatan presiden kedua kalinya.

“Jelang Pilpres 2019, akun-akun itu akan promosikan Jokowi besar-besaran. Opini yang dibangun dua periode dapat menyelesaikan masalah bangsa lebih baik dan bisa menghilangkan masalah rezim terdahulu,” pungkas Achsin.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum