Tak Layani Sungkem Kaesang, Beathor: Bu Mega Marah ke Keluarga Jokowi yang Mblegedes

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri marah kepada keluarga Joko Widodo (Jokowi) dengan tidak melayani sungkem Kaesang Pangarep

“Kemarin malam di KPU (14/11/2023), Gibran menghantarkan Kaesang untuk sungkem ke Bu Mega, dan itu tidak dilayani Ketua Umum PDIP. Ini membuktikan, isi pidato dan perilaku Bu Mega sangat sarat makna marah kepada keluarga Jokowi mblegedezzz,” kata Penasihat Repdem yang juga kader PDIP dekat almarhum Taufik Kiemas, Beathor Suryadi kepada redaksi www.suaranasional.com, Rabu (15/11/2023).

Baca juga:  Ada SBY, Emak Banteng Rela tak Hadiri Peresmian Gedung Baru KPK

Kata Beathor Jokowi berani melawan PDIP dan Megawati karena merasa mendapat dukungan masyarakat Indonesia hampir 80 persen. Mantan Wali Kota Solo itu juga menilai partai bukan tempat pengkaderan yang ideologis tetapi sebagai batu loncatan untuk meraih kekuasaan yang lebih tinggi.

“Selama ini, keluarga Jokowi memiliki 80-an % kepercayaan yang luar biasa dari masyarakat. Atas kondisi itu keluarga Jokowi menilai bahwa partai hanyalah Perahu Politik, yang kemenangannya ditentukan oleh warga melalui pilihan langsung. Untuk itu, Jokowi, Gibran dan Kaesang memiliki partai sendiri sendir,” ujar mantan tahanan politik era Soeharto ini.

Baca juga:  NU dan Muhammadiyah sudah Ucapkan Selamat ke Prabowo-Gibran, Relawan Prabowo Lamongan: Tudingan Curang tak Ada Artinya

Selain itu, ia juga mengatakan, hasil survei internal PDIP angka kepercayaan masyarakat kepada Jokowi tersisa 47 persen setelah keputusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK).

“Anjloknya angka kepercayaan ini telah membangkitkan semangat kader di semua dapil untuk memenangkan Paslon No 3 Ganjar-Mahfud dan juga kemenangan PDIP 3 kali,” pungkas Beathor.