Aktivis Malari 1974: Tahun 2018, Rakyat Indonesia Makin Sengsara di Bawah Rezim Jokowi

Salim Hutadjulu (IST)

Pada 2018 rakyat Indonesia di bawah Rezim Joko Widodo (Jokowi) makin sengara karena kebijakan tidak berpihak kepada rakyat kecil.

“2018 rakyat makin sengara, pencitraan penguasa makin merajalela karena tahun politik untuk mempertahankan kekuasaan dua periode,” kata aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Selasa (2/1).

Kata Salim, pada tahun politik para elit politik hanya mementingkan kelompoknya sendiri sehingga rakyat makin susah. “Kalaupun ada elit politik memberikan bantuan kepada rakyat tidak lebih hanya pencitraan. Saat ini yang dibutuhkan kebijakan yang berpihak pada rakyat,” ungkapnya.

Baca juga:  AktivisĀ 1974: Pendukung Istana Terseret E-KTP, KPK Digembosi

BACA JUGA:

Menurut Salim, kebutuhan harga pokok makin mahal membuktikan penguasa tidak menjalankan Pancasila dan UUD 45 secara benar. “Ngakunya pemerintah paling Pancasila tetapi rakyat masih banyak yang kelaparan,” jelas Salim.

Mantan tahanan politik era Presiden Soeharto ini mengatakan, Jokowi sangat sulit terpelih kembali dengan kebijakan yang dilakukan saat ini. “JOkowi hanya menang dalam pencitraan dan dianggap didukung rakyat,” pungkas Salim.