_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"http://suaranasional.com","Category":"http://suaranasional.com/category/news/butuh-bantuan/","Archive":"http://suaranasional.com/2017/08/","Post":"http://suaranasional.com/2017/08/20/demi-jilat-jokowi-ruhut-sebut-remisi-napi-koruptor-dari-menkumham-bukan-presiden/","Page":"http://suaranasional.com/karir/","Attachment":"http://suaranasional.com/2017/08/20/demi-jilat-jokowi-ruhut-sebut-remisi-napi-koruptor-dari-menkumham-bukan-presiden/2e04aa69759d3c3c1746838c65773c31-jpg/","Nav_menu_item":"http://suaranasional.com/2016/03/11/5480/","Vecb_editor_buttons":"http://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Sunday , 20 August 2017
Breaking News
Home > Inspirasi > Mahasiswa Unair Ciptakan Alat untuk Meningkatkan Produktivitas Ikan Lele

Mahasiswa Unair Ciptakan Alat untuk Meningkatkan Produktivitas Ikan Lele

Alat medan listrik sebagai stimulator tumbuh kembang lele (Foto: Humas Universitas Airlangga)

Alat medan listrik sebagai stimulator tumbuh kembang lele (Foto: Humas Universitas Airlangga)

Ikan lele bisa dikatakan adalah ikan merakyat karena banyak dikonsumsi oleh kalangan apapun dan di mana pun. Budidayanya pun bertebar dimana-mana.

Akan tetapi, selama ini belum ditemukan teknologi tepat guna (TTG) yang dapat mengatasi masalah para pembudidaya dalam meningkatakan produksi komoditas ikan lele dumbo secara massal dan berkesinambungan.

Melihat hal tersebut, kerjasama antara mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) dengan mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga berhasil membuat alat medan listrik sebagai TTG untuk mengembangkan dunia perikanan.

Lima mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya itu melakukan penelitian dan membuat alat medan listrik sebagai stimulator perkembangan gonad ikan lele dumbo yang dapat menguntungkan bagi masyarakat, khususnya para pembudidaya.

Konsep ini digagas oleh empat mahasiswa FPK yakni Endah Rochmatika (ketua tim), Dimas Jaya Subakti, Regita Dwi Ayu Armeda, Elsa Mirantika, dan berkolaborasi dengan seorang mahasiswa dari prodi Otomasi dan Sistem Instrumentasi FST, Abdul Hamid.

Mereka kemudian menuangkan penelitian tersebut ke dalam proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Di bawah bimbingan dosen, Eka Saputra, S.Pi., M.Si., proposal berjudul ‘Eksplorasi Pemaparan Medan Listrik Sebagai Stimulator Perkembangan Kematangan Gonad Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus)’ ini lolos seleksi dan berhak meraih dana riset dari Kemenristekdikti tahun 2017 kategori penelitian eksakta (PKM-PE).

Bagan alat medan listrik yang mampu menstimulasi pertumbuhan lele (Foto: Humas Universitas Airlangga)

Bagan alat medan listrik yang mampu menstimulasi pertumbuhan lele (Foto: Humas Universitas Airlangga)

“Belum adanya teknologi tepat guna yang dapat mengatasi persoalan para pembudidaya dalam meningkatkan produksi ikan lele secara massal dan kontinyu itulah yang menyemangati kelompok ini membuat alat teknologi tepat guna ini,” papar Indah dalam siaran pers Unair yang kami kutip dari detikcom, Selasa (11/7/2017).

Komponen dan Desain Alat Mengapa Medan listrik? Endah mengatakan, dengan medan listrik diharapkan dapat menghasilkan suatu getaran-getaran bio listrik sehingga dapat merangsang peningkatan proses metabolisme yang sebagian besar energi tertuju pada perkembangan reproduksi.

Selain itu untuk merangsang hormon reproduksi ikan untuk bekerja lebih cepat, sehingga menghasilkan hormon yang dapat mempercepat terjadinya kematangan reproduksi ikan dan ikan siap dipijahkan. Teknik pemanfaatan pemaparan medan lisrik ini sebagai stimulator
kematangan gonad ikan dan dapat meningkatkan ketersediaan benih ikan lele dengan kuantitas yang banyak sebagai suatu keberlanjutan usaha budidaya perikanan, khususnya dalam bidang komoditas ikan lele dumbo.

“Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan sembilan perlakuan dan tiga kali ulangan, serta kontrol sebagai pembanding. Pada uji analisis staistik (ANNOVA) selang kepercayaan 95%, data berat gonad ikan lele dumbo didapatkan hasil tidak berpengaruh nyata pada alat medan listrik terhadap perkembangan gonad ikan lele dumbo,” tambah Endah.

Hal ini dikarenakan pada saat pemeliharaan, pemaparan medan listrik tidak tertuju langsung pada organ reproduksi ikan. Pemaparan medan listrik dilakukan melalui air dalam aquarium yang di dalamnya terdapat lele dumbo, sedang getaran bio listrik tersebut tertuju ke seluruh tubuh ikan lele dumbo melalui linea lateralis, sehingga tidak signifikan terhadap organ reproduksinya.

Namun, pemaparan medan listrik setelah keempat kali pada gonad, hasilnya mengalami pertambahan berat yang ditandai bahwa lele dumbo mengonsumsi pelet dalam jumlah dan intensitas yang banyak melebihi biasanya.

“Jadi pemaparan medan listrik hanya merangsang nafsu makan untuk meningkatkan laju metabolisme tubuh ikan, sehingga laju pertumbuhan ikan lele dumbo meningkat,” kata Endah.

Ditegaskan oleh Endah, walaupun medan listrik tidak mempengaruhi perkembangan organ reproduksi ikan tetapi hanya meningkatkan laju pertumbuhannya saja, tim PKM-nya tidak akan menyerah dalam penelitian ini.

“Kami akan mencoba membuat penelitian lain untuk menciptakan teknologi tepat guna dalam bidang perikanan dan kelautan yang belum pernah ada,” pungkas Endah.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum