_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"http://suaranasional.com","Category":"http://suaranasional.com/category/news/butuh-bantuan/","Archive":"http://suaranasional.com/2017/05/","Post":"http://suaranasional.com/2017/05/26/imigrasi-akui-kemungkinan-habib-rizieq-peroleh-visa-undangan-kerajaan-arab-saudi/","Page":"http://suaranasional.com/karir/","Attachment":"http://suaranasional.com/2017/05/26/ini-dia-video-banser-ikut-demo-mengecam-habib-rizieq-dan-jusuf-kalla/banser-fpi/","Nav_menu_item":"http://suaranasional.com/2016/03/11/5480/","Vecb_editor_buttons":"http://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Friday , 26 May 2017
Breaking News
Home > Gadget > Penemu Internet, Tutup Usia

Penemu Internet, Tutup Usia

Ist

Seorang ilmuwan komputer yang punya peran vital dalam penemuan internet, meninggal dunia dalam usia 85 tahun.
Robert Taylor yang menderita Parkinson, meninggal di rumahnya di Woodside, California, Amerika Serikat. 

Kematiannya sendiri diketahui setelah anaknya yang bernama Kurt melaporkannya ke New York Times.

Taylor memang bukan satu-satunya orang yang mempunyai peran dalam membangun jaringan internet. Namun tak banyak yang punya kontribusi sebesar dia dalam pembangunan tersebut.

Perannya dalam membangun jaringan internet terjadi saat ia menjadi peneliti di Advanced Research Projects Agency milik Pentagon pada 1966. Kala itu Taylor merasa frustasi karena ia harus menggunakan cara yang rumit untuk berhubungan dengan peneliti lain yang menggunakan sistem komputer berbeda.

Ia pun mencetuskan Arpanet sebagai solusinya, yaitu sebuah jaringan komputer tunggal untuk menghubungkan setiap proyek dengan proyek lainnya. Arpanet ini adalah cikal bakal internet yang salah satu kebutuhan utama manusia saat ini.

Robert Taylor

Robert Taylor – Ist

Taylor saat itu memprediksikan kalau jaringan Arpanet itu suatu saat akan menjadi efisien dan menjelma menjadi kebutuhan utama masyarakat, seperti kami kutip dari detikINET Senin (17/4/2017).

“Dalam beberapa tahun mendatang, orang akan bisa berkomunikasi secara lebih efektif melalui mesin ketimbang berhadapan langsung,” tulis Taylor dalam sebuah makalah yang dipublikasikan pada 1968.

Penemu Komputer Pertama dengan Tampilan Antarmuka Grafis

Selain menjadi pencetus Arpanet, Taylor juga jadi orang yang berada di balik komputer pertama dengan tampilan antarmuka grafis (GUI – graphical user interface).

Penemuan ini dilakukan ketika pada 1970 ia pintah ke Palo Alto Research Center milik Xerox. Di sana ia membawahi tim yang mendesain dan membuat Alto, PC pertama yang mendukung sistem operasi yang berbasis tampilan antarmuka grafis.

Tim yang dipimpin Taylor juga mengembangkan teknologi Ethernet dan program pengolah kata dengan sistem what you see is what you get (WYSIWYG) bernama Bravo yang kemudian menjadi basis dari Microsoft Word.

Taylor, yang lahir di Dallas, 10 Februari 1932, juga adalah sosok yang punya peran kunci dalam penciptaan mouse komputer. Selain hal yang sudah disebut di atas, masih banyak hal lain yang ditemukan oleh Taylor sampai akhirnya ia pensiun pada tahun 1996, entah apa jadinya jika Taylor tak menemukan hal-hal tersebut. 

loading...
loading...