_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"http://suaranasional.com","Category":"http://suaranasional.com/category/news/butuh-bantuan/","Archive":"http://suaranasional.com/2017/01/","Post":"http://suaranasional.com/2017/01/16/tokoh-muhammadiyah-konflik-fpi-vs-gmni-pengalihan-isu-kasus-ahok/","Page":"http://suaranasional.com/karir/","Attachment":"http://suaranasional.com/2017/01/16/whatsapp-update-baru-tidak-gratis-lagi/whatapps/","Nav_menu_item":"http://suaranasional.com/2016/03/11/5480/"}}_ap_ufee
Tuesday , 17 January 2017
Breaking News
Home > Uncategorized > Protes TNI Latih FPI, Bagian Propaganda PKI

Protes TNI Latih FPI, Bagian Propaganda PKI

Anggota FPI ikut kegiatan Bela Negara (IST)

Anggota FPI ikut kegiatan Bela Negara (IST)

Saat ini ada propaganda PKI dengan menyudutkan Front Pembela Islam (FPI) yang dilatih TNI dalam program bela negara.

“Propoganda tersebut berbau doktrin PKI yang selalu menyudutkan organisasi Islam dengan stigma radikalisme, intoleran dan sebagainya,” kata Ketua Progres 98 Faizal Assegaf di akun Facebook-nya.

Kata Faizal, propaganda PKI itu mempunyai tujuan utama menghalangi ummat Islam dalam partisipasi membela NKRI dan menjalin kerjasama yang legal dengan TNI/Polri.

“Tindakan hasutan dan fitnah tersebut mencerminkan watak premanisme, kebodohan akut dan sangat tidak etis. Harus dilawan dan diresposn secara tegas oleh ummat Islam,” ungkap Faizal.

Faizal mengatakan, fakta menunjukan sangat jelas bahwa FPI, HTI, MUI dan sejumlah organisasi Islam justru sangat bermartabat dalam membangun budaya demokrasi yang visioner, sejuk dan damai.

“Hal itu terlihat dengan jelas melalui aksi Bela Islam 411 dan 212 yang menuai simpati rakyat dan menghadirkan sejatinya politik Islam yang ramah dan Rahmatan Lil Alamin,” jelas Faizal.

Kata Faizal, Ketua Setara Institute Hendardi yang gemar dan setia membela oknum penista agama (Ahok) menunjukan kebencian secara sporadis kepada FPI dan ormas-ormas Islam yang menuntut keadilan.

“Berbeda dengan gerakan radikalisme misionaris gereja yang terlibat separatis di Papua yang berkhianat kepada NKRI. Namun mengapa Hendari bersikap bungkam terhadap fakta tersebut?” pungkas Faizal.

loading...
loading...