_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"http://suaranasional.com","Category":"http://suaranasional.com/category/news/butuh-bantuan/","Archive":"http://suaranasional.com/2017/07/","Post":"http://suaranasional.com/2017/07/23/aktivis-katolik-dan-keturunan-tionghoa-kecewa-kh-said-aqil-ada-apa/","Page":"http://suaranasional.com/karir/","Attachment":"http://suaranasional.com/2017/07/22/cara-cek-rekam-jejak-rekening-penerima-rekening-agar-lebih-yakin-bertransaksi/wp-1500712036428-jpg/","Nav_menu_item":"http://suaranasional.com/2016/03/11/5480/","Vecb_editor_buttons":"http://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Sunday , 23 July 2017
Breaking News
Home > Sport > PON 2016 Jabar, 14 atlet Positif Menggunakan Doping

PON 2016 Jabar, 14 atlet Positif Menggunakan Doping

Pekan Olahraga Nasional

Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 Jawa Barat

Dalam olahraga, doping merujuk pada penggunaan obat peningkat performa oleh para atlet agar dapat meningkatkan performa atlet tersebut. Akibatnya, doping dilarang oleh banyak organisasi olahraga seluruh dunia.

Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX dan Peparnas XV mengumumkan atlet-atlet yang dinyatakan positif doping. Jumlahnya 14 atlet, lima diantaranya adalah atlet tuan rumah.

Ketua PB PON XIX dan Peparnas XV Ahmad Heryawan mengatakan lima atlet tuan rumah yang tersandung masalah doping itu berasal dari cabang olahraga (cabor) binaraga dan menembak di PON. Sedangkan satu lagi berasal dari cabor atletik Peparnas.

“Atlet-atlet (Jabar) yang kena doping ini padahal punya potensi semua. Tapi sangat disayangkan (mengonsumsi doping),” papar Aher, sapaannya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (9/1/2016).

Sementara sembilan atlet lainnya berasal dari kontingen peserta seperti Jawa Tengah, Bengkulu, Yogyakarta, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Riau, dan Maluku.

“Kalau asal provinsi di PON, Jabar 4 atlet, Jateng 3, Bengkulu 1, Yogyakarta 1, Bangka belitung 1, Kaltim 1, Riau 1. Untuk Peparnas Jabar 1, Maluku 1,” beber Aher.

Para Atlet yang terindikasi positif akan diberikan sanksi tegas dari panitia penyelenggara PON dan Peparnas yakni berupa diskualifikasi otomatis dari hasil perseorangan.

“Sesuai aturan berlaku maka sanksi jika telah dinyatakan positif maka hak-haknya dicabut di antaranya hadiah dan medali,” tegas Aher.

Berikut ini adalah nama-nama atlet yang terindikasi positif doping dari hasil pemeriksaan di National Dope Testing Laboratory (NDTL) New Delhi, India:

PON
1. Roni romero. Laki-laki, cabor binaraga, emas, asal Jawa Barat.
2. I ketut Gede Arnawa, Laki-laki, cabor binaraga, perak, asal Bengkulu
3. Rahman Widodo, Laki-laki, cabor binaraga, perak Yogyakarta
4. Kurniawansyah, Laki-laki, cabor binaraga, perak, asal Bangka Belitung.
5. Zainal, Laki-laki, cabor binaraga, perak, asal Jawa Barat
6. Mualipi, Laki-laki, cabor binaraga, emas, asal Jawa Tengah.
7. Menhi, Laki-laki, cabor binaraga, perak, asal Jawa Tengah.
8. Iman Setiaman, Laki-laki, cabor binaraga, emas, asal Jawa Barat.
9. Agus Waluyo, Laki-laki, cabor menembak, emas, asal Jawa Barat.
10. Safrin Sihombing, Laki-laki, cabor menembak, emas, asal Riau
11. Jendry Turangan, Laki-laki, cabor berkuda, emas, asal Jawa Tengah.
12. Awang Latiful H. Laki-laki, cabor angkat berat, emas, asal Kalimantan Timur.

Peparnas
1. Adyos Astan, Laki-laki, cabor tenis meja, emas, Maluku
2. Cucu Kurniawan, Laki-laki, cabor atletik, emas, Jawa Barat.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum