Pornografi Setuju, Partainya Jokowi Tegaskan Tolak Shalat Istisqa

Kelakuan PDIP saat kampanye (IST)
Kelakuan PDIP saat kampanye (IST)

Penolakan PDIP itu terlontar saat Ketua DPR Setya Novanto mengajak anggota DPR untuk shalat Istisqo.

Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan menilai ajakan Setyo Novanto itu sebagai bentuk kelucuan.

Tak hanya Arteria Dahlan, anggota Fraksi dari PDIP lainnya Tubagus Hasanuddin menyebut, ajakan memakai masker dan melaksanakan salat Istisqa kurang tepat karena Pimpinan DPR tak bisa memberi arahan kepada anggota Fraksi di DPR.

Kelakuan PDIP yang menolak shalat Istisqo sudah mencerminkan kelakuan selama ini. PDIP juga menolak UU Pornografi.

Baca juga:  Ganjar Siap Buka Dialog soal Wadas, Tanggapi Teguran Ketum PBNU

Fraksi PDIP resmi menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Pornografi dalam rapat Pansus, Selasa 28 Oktober 2008 . Agenda rapat tersebut adalah pengambilan keputusan tingkat satu.

Menurut anggota Pansus RUU Pornografi dari FPDI Perjuangan Wila Chandrawila, PDIP menolak menyetujui dengan dua alasan, yakni dari segi kontens dan segi prosedural.

Dijelaskannya, dari segi kontens, PDIP keberatan kata pornoaksi dimasukkan ke dalam definisi dan tentang Pasal 4 yang mengeliminasi kelompok minoritas.

Baca juga:  Beredar, Kaos Bertuliskan 'Ahok Musuh Rakyat' di Berbagai Wilayah Jakarta